Wednesday, August 3, 2011

Semarang Cultural Event | Tradisi Dugderan - Parade Warak ngendhog


Cuaca terik tak menyurutkan semangat masyarakat kota Semarang untuk menyaksikan parade warak ngendog . Sebagai puncak tradisi dugderan untuk menyambut bulan Romadhon, wajar jika parade warak ngendhog selalu dinanti.



Menurut literatur sejarah Masjid Agung Semarang, Tradisi dugderan diselenggarakan sejak tahun 1881, pada masa Bupati Raden Mas Haryo Purboningrat. Tradisi ini berawal dari pengumuman kanjeng bupati tentang hasil halaqoh alim ulama terkait penetapan awal bulan Romadhon. Bunyi bedug "dug" dan meriam "der" sebagai nama tradisi "dugderan". Warak Ngendhog sendiri adalah simbol dugderan yang bermakna Wira'i (menjauhkan dari hal yang syubhat).

Monday, May 16, 2011

Batik Tiga Negeri



Koleksi "Sukma Jawa Antique" : Batik Tiga Negeri Tjoa Siang Swie

Kita pasti sudah sering mendengar sebuah cerita klasik mengenai motif tiga negeri. Salah satu maha karya batik dan master piece di zamannya. Sebuah motif yang menggambarkan tiga budaya Tioghoa, Belanda, dan Jawa dengan pewarnaan yang mencerminkan tiga negeri (pada zaman kolonial, daerah di sebut sebagai negeri).  

Mengenai latar belakang sejarah daerah yang disebut tiga negeri,  beberapa literature mengungkapnya dengan cara yang berbeda, tergantung daerah tempat kain batik tersebut diwarna, mengingat pada tahun 1910-an pembatik pribumi sangat sulit mendapatkan pewarna sehingga harus di warna di berbagai daerah sesuai dengan keahlian masing-masing,  untuk mendapatkan hasil terbaik.

Menurut Greg Roberts dalam blog-nya    North coast Javanese Batik” [1], Batik Tiga Negeri  melalui proses pewarnaan alami di tiga daerah yaitu Lasem untuk warna merah ( mengkudu ), kemudian diproses di daerah kudus untuk warna  biru (Indigo ) dan terakhir di warna coklat (soga ) khas surakarta. Sementara menurut  blog batik pekalongan [2], Pertama, kain batik tiga negeri dibuat di Lasem dengan warna merah seperti merah darah, setelah itu kain batik tersebut dibawa ke Pekalongan dan dibatik dengan warna biru, dan terakhir kain diwarna coklat sogan yang khas di kota Solo. Selain itu Konon menurut para pembatik, air disetiap daerah memiliki pengaruh besar terhadap pewarnaan, dan ini masuk akal karena kandungan mineral air tanah berbeda menurut letak geografisnya.

Hal ini senada seperti yang diungkapkan oleh Wiji Soeharto (63) salah seorang perajin batik Lasem yang tersohor pada  tabloid nova [3]  warna merah Lasem dikenal dengan sebutan abang getih pitik (merah darah ayam). Warna merah ini sangat khas dan tidak dimiliki oleh daerah lain, sebab, merah ini tercipta tidak semata-mata karena campuran bahan pewarna saja tapi karena ada faktor air tanah di kawasan Lasem ketika proses perwaranaan dilakukan. Air di Lasem ini salah satu yang menjadikan warna merah pada kain batik berbeda dengan warna merah di daerah lain.

Sumber lain menyebutkan bahwa proses pewarnaan batik tiga negeri dilakukan di tiga daerah yaitu Lasem untuk warna merah, warna biru indigo diproses di Tuban yang terkenal dengan tenun gedog-nya, dan Soga di pekalongan mengingat leluhur para pembatik pekalongan mayoritas berasal dari Yogyakarta.

Dengan sentuhan canting yang halus serta motif yang sangat detail, Wajar jika Motif "Tiga Negeri" menjadi motif favourite bagi pembatik di zaman kolonial dan yang paling di cari oleh orang kaya pribumi waktu itu, baik digunakan untuk sandang/jarik, hadiah maupun mas kawin. Dan hingga kini  pesona batik tiga negeri  masih tetap masyur tak tergerus zaman.


Daftar Pustaka

[4] Perpustakaan Pribadi : Loka Batik

Wednesday, March 23, 2011

Product | Cerita di balik Loka Batik Bag

Tas, adalah salah satu produk yang dipasarkan oleh Loka Batik sejak kehadirannya di awal tahun 2009. Loka Batik pernah memasarkan produk tas merk WEBE, salah satu produsen tas kualitas export dari Semarang, pabriknya besar di kawasan industri candi dan tas-nya cantik-cantik dibuat dari beragam bahan alam dan colorful fabric. Ini salah satu produknya :

WeBe Bags
Sayang, pemasaran yang saya lakukan belum optimal -keburu morning sickness hehehe-, jika Anda berlibur ke Semarang sempatkan untuk membeli salah satu tas made in Semarang ini sebagai oleh-oleh :)

selain itu, Loka Batik juga mencoba membuat tas sendiri dibantu oleh pekerja lepas, tas-nya dari bahan kain cotton dan batik trus dipermanis dengan corsage, ideas supplier dari website Etsy , it's such a heaven on earth website buat para pecinta produk kreatif dan product photography.

 
Loka Batik Bag - Tote Bag - April 2009
Setelah tas ini, Loka Batik tidak mengeluarkan tas lagi, berhubung "mabuk" bau batik, sesuatu yang bermotif dan berpolkadot yang tak teratasi hehehe

Hingga setahun kemudian, ide-ide yang lalu mulai bisa dipegang, tas berikutnya dikembangkan dengan menggunakan kulit imitasi alias man-made leather, sebenarnya modelnya bukanlah handbag melainkan oversize bag, tapi di tengah jalan tukangnya punya pemikiran sendiri -gawat :( - "lebih bagus klu ukurannya kecil bu..." alhasil jadilah tas ini, karena pake kulit imitasi, rasanya sayang klu fabric-nya pake kain batik tulis akhirnya saya gunakan textile motif batik atau yang lebih dikenal dengan printing.
Loka Batik Bag - Handbag - April 2009

Loka Batik Bag - Shoulder Bag - April 2009

Di bulan Mei, ada satu model lagi yang keluar, ini model kombinasi tote bag dan sling bag, double function. Yang mempopulerkan model ini Bulberry, terkenal dengan pattern tartan-nya, setelah itu banyak yang memodifikasi termasuk Loka Batik. Saya suka banget tas ini, setelah di uji coba, muat banyak, insya Alloh kuat -asal ga bawa kamus besar bahasa indonesia setiap hari dalam tas :D - bahannya dari textile motif batik dan kombinasi dengan PVC glossy.


Loka Batik Bag - Sling Bag - Mei 2010

Loka Batik baru bisa buat tas lagi di bulan Agustus 2010 ck..ck..ck, ceritanya pengen banget punya tas yang bisa untuk bawa dokumen sekaligus masih bisa tampil gaya, inspirasi dari handbags-nya louis vuitton yang addorable itu, bahan fabric nya dari textile motif batik sablon motif kukupu garut, handlenya masih pake imitasi, jadinya kayak gini nih, sayangnya waktu itu inner untuk lapisan tas-nya terlalu keras jadinya kaku banget, gak lagi deh pake ini di produksi selanjutnya -entah kapan hihihi-


Terakhir, Satchel Bag motif parang barong ini menjadi model terakhir tas-nya Loka Batik di tahun 2010, kainnya dari batik cap dan handle-nya imitasi, ini juga salah satu tas favourite saya, alasannya bisa muat banyak as always, inspirasi dari croco bag - punyanya Oriflame.

Loka Batik Bag - Satchel Bag - November 2010


so, what are the sneak peek of Loka batik bags models on 2011 ? just wait and see yaaah... :P

Loka Batik | Dua Tahun


Alhamdulillah, dua tahun sudah Loka Batik hadir di dunia bisnis online. Penuh tantangan untuk membuat Loka Batik tetap eksis hingga hari ini :) -penuh derai air mata * sedikit lebay :P -

Penuh kerelaan untuk melihat berbagai kesempatan di depan mata tertunda, untuk kesempatan di masa depan yang insya Alloh jauh lebih baik dan berharga.

Namun harapan, do'a, semangat, dan obsesi itu masih ada...semoga sejalan dengan izin dan ridho-Nya Amin
Bahagia rasanya...

Bismillah...
Mohon do'a agar Loka Batik bisa terus berkarya ya... :)



Wednesday, March 16, 2011

Ancient Batik Pattern | Jlamprang


Motif Batik Kuno Pekalongan - Jlamprang - Photo Courtesy of ?

Motif jlamprang adalah Motif khas dari daerah KRAPYAK Pekalongan. Di Yogyakarta dikenal dengan motif nitikan. Karena jenis batik ini cara membuat motifnya bukan di gores tetapi membikin titik titik yang saling berdempet dempet hingga membentuk motif seperti lingkaran dan bentuk geometri lainnya.

Umur motif Jlamprang ini sangatlah tua karena teknik membuat batik dengan titik titik merupakan alasan kenapa pekerjaan ini disebut BATIK . BATIK berarti membuat titik titik.

Motif Patola India diatas Kain Sari - Photo Courtesy of Google Images


Motif ini ada kemiripan dengan motif PATOLA yang berasal dari India, bisa dibayangkan betapa tua teknik membatik dengan cara ini.

Dan ada yang unik titik titik yang muncul bukan titik (dot) tetapi kotak karena ujung cantingnya bukan berbentuk lingkaran tetapi kotak kecil.

Note : it's a must have collectible item :)

Saturday, March 12, 2011

Batikpedia | Pengertian Batik


Dalam berbagai literatur secara etimologi maupun istilah, batik diterjemahkan dalam berbagai arti, berikut pengertiannya :

Batik adalah salah satu cara membuat bahan pakaian/kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain dalam literatur international teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. (Wikipedia, 2011)

Batik adalah sebuah teknik menghias permukaan tekstil dengan cara menahan pewarna. ( Iwan Tirta, 2009)




Thursday, February 10, 2011

Jamu | The Royal Herbal Drink




Saya bukanlah penggemar jamu, tetapi sering menyengaja diri untuk minum jamu..., minuman yang terbuat dari beragam jenis rempah kaya manfaat dengan cita rasa dan aroma yang khas sekali...pahit, manis, asam dan segar berpadu jadi satu...

Dan, saat masih tinggal di Jogjakarta, saya kerapkali mampir ke penjual jamu di dekat bundaran UGM, kata orang tua jamu itu bagus sebagai upaya menjaga kesehatan yang diberikan oleh Alloh. Pesan ini disampaikan secara turun-temurun :)

Di salah satu rumah kecantikan tradisional -masih di Jogjakarta- juga memberikan minuman herbal bagi pelanggan yang melakukan perawatan kecantikan disana. Ketika berkunjung ke Museum Ulen Sentalu Kaliurang, minuman rahasia "awet muda" para raja dan permaisuri itu juga disuguhkan...

Well, it's such a wonderful royal herbal drink...and so Indonesia..!